Senin, 30 Maret 2015

Tugas Perilaku Organisasi (PERILAKU ORGANISASI KONFLIK, KEKUASAAN DAN POLITIK)


Kekuasaan dalam Organisasi

Gilbert W. Fairholm mendefinisikan kekuasaan sebagai “... kemampuan individu untuk mencapai tujuannya saat berhubungan dengan orang lain, bahkan ketika dihadapkan pada penolakan mereka.” Fairholm lalu merinci sejumlah gagasan penting dalam penggunaan kekuasaan secara sistematik dengan menakankan bahwa kapasitas personal-lah yang membuat pengguna kekuasaan bisa melakukan persaingan dengan orang lain.
Kekuasaan adalah gagasan politik yang berkisar pada sejumlah karakteristik. Karakteristik tersebut mengelaborasi kekuasaan selaku alat yang digunakan seseorang, yaitu pemimpin (juga pengikut) gunakan dalam hubungan interpersonalnya. Karakter kekuasaan, menurut Fairholm adalah:

Selasa, 10 Maret 2015

Pentingnya Manajemen Keuangan Perusahaan Multinasional dalam Bisnis Internasional





Manajemen Keuangan Internasional Perusahaan Multinasional

Tujuan

Teori Perdagangan Internasional

Teori keunggulan komperatif

Teori ini menyatakan bahwa masing-masing negara memiliki keunggulan untuk berspesialisasi dalam produk-produk yang bisa diproduksi dengan biaya yang relatif efisien. Sejumlah negara seperti Jepang dan AS memiliki keunggulan dalam teknologi, sementara Meksiko, Korea Selatan, Jamaika, dan Indonesia memiliki keunggulan dalam biaya buruh. Karena keunggulan ini tidak dapat dipindahkan dengan mudah, suatu negara biasanya menggunakan keunggulan mereka untuk berspesialisasi dalam produk-produk yang bisa diproduksi dengan biaya yang relatif efisien. Hal ini menjelaskan mengapa negara-negara seperti Jepang dan AS merupakan produsen komponen komputer yang besar, sementara Meksiko dan Jamaika merupakan produsen produk pertanian dan barang-barang kerajinan. Karena adanya keunggulan komparatif ini, dapat dimengerti mengapa perusahaan mampu masuk ke dalam pasar asing.

Rabu, 04 Maret 2015

Analisis Laporan Keuangan ( Ringkasan BAB 6 Analisis Aktivitas Operasi)



 BAB 6 Analisis Aktivitas Operasi

Pengukuran Laba
            Konsep Laba-pengulangan
Laba ekonomi  mengukur perubahan bersih kekayaan pemegang saham selama satu periode dan pada umumnya sama dengan arus kas bersih satu periode di tambah perubahan nilai sekarang arus kas yang diharapkan terjadi di masa datang. Laba tetap merupakan suatu estimasi dari rata – rata laba stabil yang diharapkan akan diperoleh suatu usaha sepajang usianya dengan mempertimbangkan kondisi usahanya saat ini. Laba ekonomi mengukur perubahan nilai pemegang saham, laba tetap merupakan proporsi langsung dari nilai perusahaan.
Laba akuntansi tidak untuk mengukur laba ekonomi dan laba tetap. Laba akuntansi terdirti dari 3 komponen :  komponen yang tetap atau berulang, komponen sementara, dan komponen yang tidak relevan terhadap nilai. Tugas analisis adalah mengindentifikasi ps berulang dan tidak berulang untuk menentukan laba inti.  Akuntansi mulai mengadopsi konsep penilaian wajar.