Jumat, 15 Mei 2015
“PERUSAHAAN MULTINASIONAL (MNC)“ (Tahapan Memasuki MNC, Keunggulan dan Kelamahan MNC Berdasarkan Contoh Perusahaan MNC, serta Kriteria Manajer yang Mampu Mengelola MNC)
Posted on 10:09:00 AM by Unknown
TAHAPAN MENJADI PERUSAHAAN MULTINASINONAL (MNC)
MNC ( MultinaTional Corporation ) adalah Merupakan perusahaan dengan pendekatan etnosentris karena menjalankan operasional di banyak negara tetapi pembuatan keputusan utama dilakukan di perusahaan di negara asal.
Pendapat lain mengatakan bahwa Perusahaan multinasional adalah perusahaan yang berada di satu negara yang mempunyai operasi produksi dan penjualan di beberapa Negara lain. Jumlah Negara tempat MNC beroperasi sekurang-kurangnya 5 sampai 6 negara. Serta merupakan sebuah induk perusahaan ( holding company), dengan sejumlah operasi luar negeri, masing-masing diberi wewenang untuk menyesuaikan produk-produk dan strategi pasarnya dengan apa yang dianggap oleh para manajer lokal sebagai aspek-aspek unik dari pasar-pasar individual mereka
Dengan demikian yang dikatakan perusahaan multinasional adalah perusahaan yang beroperasi melewati batas suatu Negara yang bersifat etnosentris namun masih diberi wewenang untuk menyesuaikan produk – produk dan strategi pasarnya sesuai dengan Negara yang mereka masuki.
Tujuan dari MNC :
Memaksimumkan kekayaan pemegang saham, dan
Memaksimumkan kekayaan perusahaan
Dalam berekspansi, perusahaan domestic dapat melalui beberapa tahap menjadi MNC. Perusahaan yang memasuki bisnis internasional pada umumnya terlibat atau melibatkan diri secara bertahap dari tahap yang paling sederhana yang tidak mengandung resiko sampai dengan tahap yang paling kompleks dan mengandung risiko bisnis yang sangat tinggi. Adapun tahap tersebut secara kronologis adalah sebagai berikut :
1. Ekspor Insidentil
2. Ekspor Aktif
3. Penjualan Lisensi
4. Franchising
EKSPOR INSIDENTIL (INCIDENT at EXPORT)
Dalam rangka untuk masuk ke dalam dunia bisnis Internasional suatu perusahaan pada umumnya dimulai dari suatu keterlibatan yang paling awal yaitu dengan melakukan ekspor insidentil. Dalam tahap awal ini pada umumnya terjadi pada saat adanya kedatangan orang asing di negeri kita kemudian dia membeli barang-barang dan kemudian kita harus mengirimkannya ke negeri asing itu.
EKSPOR AKTIF (ACTIVE EXPORT)
Tahap terdahulu itu kemudian dapat berkembang terus dan kemudian terjalinlah hubungan bisnis yang rutin dan kontinyu dan bahkan transaksi tersebut makin lama akan semakin aktif. Keaktifan hubungan transaksi bisnis tersebut ditandai pada umumnya dengan semakin berkembangnya jumlah maupun jenis komoditi perdagangan Internasional tersebut. Dalam tahap aktif ini perusahaan negeri sendiri mulai aktif untuk melaksanakan manajemen atas transaksi itu. Tidak seperti tahap awal di mana pengusaha hanya bertindak pasif. Oleh karena itu dalam tahaptahap ini sering pula disebut sebagai tahap “ekspor aktif", sedangkan tahap pertama tadi disebut tahap pembelian atau “Purchasing".
Keunggulan :
Perusahaan bisa menghindari biaya untuk mendirikan pabrik di pasar luar negeri tetapi biaya promosi bertambah
Perusahaan bisa mendapatkan Experience Curve
Mendapatkan Location Economies
Kelemahan :
Dinegara tujuan terdapat manufacture dengan biaya produksi yang lebih rendah
Adanya biaya transport yang tinggi dan tariff yang tinggi yang membuat produk dengan harga mahal
Agen bertindak dengan tidak melakukan hal – hal yang sesuai untuk mensukseskan export
PENJUAlAN LISENSI (LICENSING)
Tahap berikutnya adalah tahap penjualan Iisensi. Dalam tahap ini Negara pendatang menjual lisensi atau merek dari produknya kepada negara penerima. Dalam tahap yang dijual adalah hanya merek atau lisensinya saja, sehingga negara penerima dapat melakukan manajemen yang cukup luas terhadap pemasaran maupun proses produksinya termasuk bahan baku serta peralatannya. Untuk keperluan pemakaian lisensi tersebut maka perusahaan dan negara penerima harus membayar fee atas lisensi itu kepada perusahaan asing tersebut.
Keunggulan :
Perusahaan dapat menghindari barrier untuk investasi
Perusahaan tidak menanggung beban untuk pengambangan pasar luar negeri dan risiko
pasar di luar negeri
Kelemahan :
Perusahaan tidak memiliki pengendalian / pengawasan yang tetap terhadap manufaktur mengenai strategi produk yang dimilikinya
Lisensi suatu saat dapat berubah menjadi pesaing
FRANCHISING
Tahap berikutnya merupakan tahap yang lebih aktif lagi yaitu perusahaan di suatu negara menjual tidak hanya lisensi atau merek dagangnya saja akan tetapi lengkap dengan segala atributnya termasuk peralatan, proses produksi, resep-resep campuran proses produksinya, pengendalian mutunya, pengawasan mutu bahan baku maupun barang jadinya, serta bentuk pelayanannya. Cara ini sering dikenal sebagai bentuk "Franchising". Dalam hal bentuk Franchise ini maka perusahaan yang menerima disebut sebagai "Franchisee" sedangkan perusahaan pemberi disebut sebagai "Franchisor". Bentuk ini pada umumnya berhasil bagi jenis usaha tertentu misalnya makanan, restoran, supermarket, fitness centre dan sebagainya.
Keunggulan :
Meminimalkan risiko investasi
Kelemahan :
Control Quality yang sulit dilakukan oleh Frenchaisor
FORGEIN DIRECT INVESTMEN (FDI)
Joint Venture (Patungan)
Kerjasama bisnis dimana satu atau lebih perusahaan bergabung bersama mendirikan beberapa jenis operasi.
Bisa dilakukan antara 2 perusahaan asing
Bisa antara perusahaan asing dan perusahaan local
Antara perusahaan asing dan pemerintah
Bila terdapat lebih dari dua pihak yang terlibat dalan joint venture maka hal tersebut disebut Konsorsium
Subsidiares (Cabang luar negeri yang dimiliki penuh)
Pembukaan cabang perusahaan di luar negeri atau mengakuisisi perusahaan di Negara itu yang merupakan frechise ataupun license
• Perusahaan memiliki kontral penuh terhadap pemasaran, penentuan harga, keputusan produksi, mempertahankan kelebihan teknologi
• 100% laba menjadi hak perusahaan
• Resiko lebih besar.
Ketika perusahaan domestic ingin go Internasional maka tahapan tidak harus dimulai dari export, perusahaan boleh langsung melalui tahap FDI. Hal ini disesuaikan dengan kemampuan perusahaan apabila ingin coba – coba maka hal yang paling cocok adalah melakukan export yang risikonya lebih rendah bila dibandingkan dengan risiko di tahapan yang lainnya. Apabila perusahaan telah menguasai pasar domestiknya, maka untuk memperuluas expansi perusahaan dapat melakukan tahapan jauh lebih di atas sekedar hanya mengekspor. Semua tergantung tujuan dari perusahaan tersebut
Contoh Perusahaan MNC (Multinational Corporation)
LG Corpadalah perusahaan konglomerat terbesar kedua Korea yang memproduksi elektronik, kimia, dan produk telekomunikasi. Markas pusatLGterletak di LG Twin Towers di Seoul, Korea Selatan. Organisasi ini memiliki sekitar 149 anak di seluruh dunia yang memproduksi berbagai jenis peralatan gadget elektronik dari rumah ke perangkat telekomunikasi. Electronics adalah Top 100 merek di seluruh dunia yang merupakan kekuatan yang dominan yang harus diperhitungkan dalam industri perangkat elektronik.
LG adalah pemimpin global dan inovator dalam teknologi elektronik konsumen, komunikasi mobile dan home appliances, mempekerjakan lebih dari 84.000 orang yang bekerja di 112 operasi termasuk 81 anak perusahaan di seluruh dunia. Pada tahun 2008, penjualan secara global mencapai $ 44.7 milyar, LG Electronics didirikan pada tahun 1958 dan sejak itu memimpin jalan ke era digital yang maju berkat keahlian teknologi manufaktur yang diperoleh oleh banyak home appliances seperti radio dan TV. LG Electronics telah meluncurkan banyak produk baru, diterapkan teknologi baru dalam bentuk perangkat mobile dan TV digital di abad 21 dan terus memperkuat statusnya sebagai perusahaan global.
Produk LG
LG terdiri dari lima unit bisnis – Home Entertainment, Mobile Communications, Home Appliance, penyejuk udara dan Business Solutions. LG adalah salah satu Perusahaan terkemuka di dunia produsen panel datar TV, produk audio dan video, mobile handset, AC dan mesin cuci.
VISI dan MISI LG
VISI LG abad 21 menjadi pemimpin digital global sejati yang dapat membuat pelanggan senang di seluruh dunia melalui produk digital yang inovatif dan layanan LG Electronics telah menetapkan jangka menengah baru dan visi jangka panjang, yang bertujuan untuk mencapai posisi sebagai salah satu dari tiga perusahaan elektronik, informasi, dan perusahaan-perusahaan telekomunikasi terkemuka di dunia pada tahun 2010.Dengan demikian, LG merangkul filosofi "Perusahaan Yang Hebat dengan Sumber Daya Manusia Yang Hebat" dimana hanya orang-orang besar dapat membuat perusahaan besar, dan mengejar dua strategi pertumbuhan yang melibatkan "inovasi cepat" dan "pertumbuhan cepat." Demikian juga, kita berusaha untuk mengamankan tiga kemampuan inti : kepemimpinan produk, kepemimpinan pasar, dan orang-orang yang berpusat pada kepemimpinan.VISI:
1. GLOBAL TOP 3 OLEH 2010 (Global Top 3 Pada Perusahaan Elektronika / Telekomunikasi)
2. STRATEGI PERTUMBUHAN ( Inovasi Tercepat / Tingkat Pertumbuhan Tercepat)
3. INTI KOMPETENSI ( Kepemimpinan Produk, Kepemimpinan Pasar, Sumber Daya Manusia Yang mempunyai kualitas kepemimpinan )
4. BUDAYA KERJASAMA ( Tidak ada alasan, "kami" bukan "saya", Tempat Kerja yang menyenangkan)
MISI LG Strategi Pertumbuhan cepat adalah hasil dari strategi yang dirancang untuk memperluas dan penghasilan dengan cepat, sementara meningkatkan tingkat pertumbuhan dari segi nilai moneter, bukan kuantitas. Inovasi cepat, Kemajuan yang pesat melibatkan inovasi inovasi sangat tinggi tujuan dan mengamankan keunggulan kompetitif, membidik target 30% lebih dari apa yang dapat dicapai pesaing LG. Fast inovasi juga berarti 30% lebih banyak penjualan dan peningkatan pangsa pasar LG, pengembangan produk baru dan pembukaan produk tersebut 30% lebih cepat, mengembangkan teknologi dan membangun nilai perusahaan tiga tahun ke depan dari pesaing LG.
Kemampuan inti Kepemimpinan produk mengacu pada kemampuan untuk mengembangkan kreatif, atas produk-produk berkualitas, khusus yang menggunakan teknologi baru. Kepemimpinan pasar mengacu pada kemampuan untuk mencapai peringkat atas, di seluruh dunia, berkat kehadiran pasar yang tangguh di negara-negara di seluruh dunia.Orang kepemimpinan mengacu pada dominasi pasar dicapai dengan memilih dan memelihara pemain tim berbakat mampu menginternalisasi dan melaksanakan inovasi .Orang kepemimpinan mengacu kepada orang-orang berbakat, yang tampil sangat baik oleh internalisasi dan melaksanakan inovasi.Budaya PerusahaanOrang kepemimpinan mengacu kepada orang-orang berbakat, yang tampil sangat baik oleh internalisasi dan melaksanakan inovasi. No Excuses Orang kepemimpinan mengacu kepada orang-orang berbakat, yang tampil sangat baik oleh internalisasi dan melaksanakan inovasi.'Kami' bukan 'aku'Kami mengejar budaya perusahaan yang mendorong semua karyawan untuk bekerja sama dan membentuk tim yang kuat.
Fun Kerja menciptakan suatu tempat kerja di mana kreativitas individu dan kebebasan bekerja dihormati dan dibuat menyenangkan. Visi LG Elektronik tersebut di atas merupakan visi strategik karena di dalam visi tersebut terkandung strategik perusahaan Samsung untuk menjadi pelopor utama digital elektronik dalam berbagai produk elektroniknya, serta di dalam visi tersebut terdapat stategi LG Elektronik untuk menjadi leader inovasi elektronik dan telekomunikasi. Di dalam Misi LG Elektronik lebih dijabarkan lagi cara - cara mewujudkan visi Samsung, sehingga misi jelas mendukung langkah-langkah untuk mewujudkan visi LG dengan mengembangkan ide-ide kreatif SDM yang dimiliki oleh LG sehingga dengan memiliki SDM yang berkualitas dan kreatif akan membuahkan ide-ide kreatif untuk inovasi produk dan memajukan perusahaan dengan inovasinya sehingga bisa mewujudkan cita-citanya untuk menjadi salah satu dari tiga perusahaan terbesar di Indonesia yang merupakan salah satu home contry nya dalam bidang elektronik dan telekomunikasi.
KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN MENJADI MNC YANG DIHADAPI OLEH LG ATAUPUN MNC LAINNYA
KEUNGGULAN :
Perusahaan LG memiliki 81 cabang di berbagai Negara salah satunya adalah Indonesia, tentu saja hal ini membawa dampak positif terhadap Home Country yaitu membuka lapangan pekerjaan yang bersifat padat Karya. Hal ini didukung oleh statement bahwa tidak mungkin perusahaan LG mendatangkan karyawan berasal dari dari Negara asalnya pasti mereka akan meekrut sedikit banyaknya SDM yang berada di home Country.
Selain itu, dengan berkecimpungnya LG di dalam Bisnis Internasinonal maka dengan otomatis strategi LG sejalan dengan 4 VISI yang diusungnya maupun dengan MISI yang disusunya. Dengan artian dengan adanya bisnis internasional membantu perusahaan untuk mewujudkan VISI dan MISI awal yang sudah mereka susun di awal Perencanaan.
Seperti yang sudah dijelaskan diatas, sesungguhnya tujuan dari MNC adalah untuk mensejahterakan para pemenggang saham dengan mengoptimalkan kapasitas perusahaan agar menghasilkan profit yang tinggi dengan strategi cost atau biaya yang relative kecil. Hal ini dapat terwujud dengan adanya anak perusahaan yang beroperasi di Negara dengan upah dan bahan baku yang relative kecil sehingga akan menghasilkan produk dengan harga kompetitif.
Tidak hanya pemegang saham saja yang diuntungkan dengan keputusan perusahaan menjadi MNC tetapi juga menguntungkan perusahaan. Dengan memperoleh profit yang optimum maka perusahaan dapat terus berekspasi setelah membayarkan hak para pemegang saham.
Dengan beroperasinya perusahaan secara global akan mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas sesuai dengan tujuan manajemen perusahaan dengan cara memangkas biaya (cost) sehingga menghasilkan produk dengan harga yang kompetitif
MNC juga memberikan konstribusi terhadap penggunaan teknologi canggih sehingga akan memberikan dampak positif kepada perusahaan domestic untuk mempelajari strategi MNC dalam mengelola bisnisnya berdasarkan IT berlanjut kepada kesiapan perusahaan domestic untuk ikut menjadi MNC
Hal yang paling penting lainnya adalah dengan berubahnya perusahaan domestic menjadi MNC akan memperluas pangsa pasar perusahaan tersebut. Apabila MNC merupkan pioneer maka MNC tersebut akan mendapatkan economic of scale. Tidak membiarkan bahkan mematikan jalan untuk para pesainggnya
MNC merupakan perusahaan yang memiliki kemampulaabaan yang baik dibandingkan perusahaan domestic karena MNC mampu melakukan efficiency seeking, market seeking, capability seeking dan natural resource seeking.
Ibarat pisau bermata dua, MNC menimbulkan pro dan kontra dalam menjalankan operasi.
KELEMAHAN
Hambatan – hambatan perdangan internasional dapat dilihat dari segi budaya, social ekonomi, politik dan operasional. Dengan hambatan – hambatan ini maka akan menimbulkan suatu kenyataan dimana MNC harus menjadi fleksibel dalam menjalankan bisnisnya. Artinya harus disesuaikan dengan norma – norma yang berlaku di home contry tidak bisa sembarangan dalam bertindak. Jika tidak diperhatikan dengan baik aspek – aspek diatas maka kerugian akan berada di depan mata, MNC bisa saja berhenti beroperasi.
Dengan beroperasi di home country tidak menghilangkan barier ( hambatan) . Biasanya home country akan menerapkan pajak untuk MNC sehingga hambatan perdagangan internasional itu benar – benar tidak ada.
Perlu dilakukan analisis yang baik sebelum mendirikan anak perusahaan di home country sebab tanpa perencanaan yang matang investasi akan menjadi sia – sia. Contohnya adalah tutupnya perusahaan Cadburry di Indonnesia setelah sekian lama beroperasi.
Hal yang paling menyulitkan bagi MNC adalah dari segi keuangan akibat perbedaan mata uang antara home country dengan holding company . perbedaan mata uang ini akan menimbulkan risiko – risiko baru yang akan dihadapi oleh MNC
Enam factor utama yang mempersulit manajemen keuangan dalam MNC ialah :
a) Lingkungan ganda : karena dengan adanya lingkungan yang ganda yang meliputi home dan host country maka dengan begitu perusahaan harus mengatur keuangan yang berasal dari pemasukan dalam dan luar negeri serta pengeluaran bagi dalam dan luar negeri.
b) Tantangan yang kritis : semakin besar pasar yang dimasuki oleh suatu perusahaan, maka semakin besar tantangan yang dihadapi. Hal ini berupa pesaing, pelanggan, pemasok, lembaga keuangan pemerintah, dan budaya. Unsur-unsur tersebut dapat mempersulit manajemen keuangan untuk mengoptimalkan penggunaan modal bagi perusahaan.
c) Operasi terpisah : jika operasi yang dilakukan terpisah, maka hal ini dapat mempersulit manajemen keuangan dikarenakan manajer harus membagi dua/beberapa sumber penggunaan modal dan harus memikirkan pada operasi bagian apa yang harus di optimalkan.
d) Centralized ownership : dengan adanya kepemilikan yang terpusaat, maka diharapkan penggunaan modal untuk investasi di suatu Negara tertentu akan dapat memberikan keuntungan yang besar bagi pemilik.
e) Global integrated system : perusahaan MNC yang berproduksi secara global telah menstandarkan produk meraka. Hal ini harus dicermati oleh manajer keuangan dengan melakukan penilaian proyek yang menguntungkan bagi perusahaan.
f) Memiliki sumber-sumber menyatu : dengan kepemilikan sumber yang menyatu maka manajer keuangan harus mengoptimalkan penggunaan sumber-sumber daya
MNC selalu dikaitkan dengan isu – isu etika, ibarat gurita yang selalu meneyodot makanan dari semua kaki – kakinya
KRITERIA MANAJER SEPERTI APA YANG MAMPU MENGELOLA MNC?
Berdasarkan penjelasan di atas, perusahaan MNC menghadapi beberapa hambatan yaitu hambatan kendala yang meliputi lingkungan, budaya, politik, operasional dan etika.
Kendala Lingkungan
Izin usaha, ketentuan-ketentuan mengenai pembuangan limbah, dan perangkat-perangkat pengendali polusi adalah sejumlah contoh restriksi yang memaksa anak perusahaan mengeluarkan biaya tambahan.
Kendala Regulatori
Tiap negara juga memiliki karakteristik-karakteristik regulatori yang unik menyangkut pajak, aturan-aturan konversi valuta, dan regulasi-regulasi lain yang mempengaruhi arus kas perusahaan.
Kendala Etika
Tidak ada standar etika bisnis yang seragam dan berlaku bagi semua negara. Suatu praktek bisnis yang dianggap tidak etis di suatu negara bisa saja dianggap etis di negara lain.
Kendala Budaya
Hambatan bahasa ini pada saat ini semakin berkurang berkat adanya bahasa Internasional yaitu bahasa lnggris. Meskipun demikian perbedaan bahasa ini tetap merupakan hambatan yang harus diwaspadai dan dipelajari dengan baik karena suatu ungkapan dalam suatu bahasa tertentu tidak dapat diungkapkan secara begitu saja (letterlijk) dengan kata yang sama dengan bahasa yang lain. Bahkan suatu merek dagang atau nama produk pun dapat memiliki arti yang lain dan sangat negatif bagi suatu negara tertentu.
Kendala Operasional
Hambatan perdagangan atau bisnis internasional yang lain adalah berupa masalah operasional yakni transportasi atau pengangkutan barang yang diperdagangkan tersebut dari negara yang satu ke negara yang lain. Transportasi ini seringkali sukar untuk dilakukan karena antara kedua negara itu belum memiliki jalur pelayaran kapal laut yang reguler. Hal ini akan dapat mengakibatkan bahwa biaya pengangkutan atau ekspedisi kapal laut untuk jalur tersebut akan menjadi sangat mahal.
Kendala Manejemen Keuangan
Dari segi manajemen keuangan terdapat perbedaan yang sangat fundamental sehingga akan menuntut manajer lebih ahli dalam mengelola keuangan. Perbedaan Manajemen Keuangan Multinasional dengan manajemen Keuangan Domestik adalah sebgai berikut :
Perbedaan denominasi mata uang,
Aliran kas dari anak perusahaan di berbagai negara terdiri atas beberapa mata uang yang berbeda, dengan demikian analisis nilai tukar dan pengaruh perubahan nilai mata uang harus diperhatikan.
Implikasi ekonomi dan hukum,
Setiap negara memiliki sistem ekonomi dan hukum yang unik, dan perbedaan ini menimbulkan masalah bagi holding company.
Peranan Pemerintah
Pemerintah berperan dalam menciptakan aturan dasar politik ekonomi dan nonekonomi
Analisis Manajer yang Mampu mengelola MNC:
Paparan di atas memberikan kita informasi yang sangat penting berkaitang dengan MNC. Ketika perusahaan telah memutuskan untuk go Internasional atau menjadi perusahaan MNC maka MNC akan menghadapi suatu kenyataan yang kompleks hal ini timbul dikarenakan adanya perbedaan di tiap aspek. Oleh sebab itu, perusahaan MNC membutuhkan manajer yang berpengalaman dan kompeten dalam menganggapi perbedaan yang kompleks disegala aspek.
MNC membutuhkan manajer yang mengerti tentang budaya dimana anak perusahaan berada. Karena yang menjadi kendala atau hambatan bagi berkembangnya suatu MNC salah satunya adalah budaya. Sesuatu menurut induk perusahaan baik ataupun etis belum tentu ataupun etis di home country. Setiap bangsa memiliki budaya yang berbeda. Oleh sebab itu, manajer harus mampu mempelajari budaya dari home country agar tidak terjadi suatu masalah dikemudian hari sebelum memutuskan untuk membuka anak perusahaan di home country. Apabila hal ini dilanggar, konsekuensinya adalah perusahaan bisa mengalami kerugian. Masyarakat suatu Negara bisa saja menolak operasi perusahaan MNC di Negara mereka. Tentu saja investasi akan terasa semakin sia – sia
Manajer MNC harus mempelajari aspek politik dan hokum di suatu Negara yang akan dijadikan sebgai home contry. Biaya pajak yang tinggi akan mengakibatkan kerugian bagi anak perusahaan. Peraturan perundang – undangan yang melindungi perusahaan domestic home country akan berdampak buruk bagi kelangsungan anak perusahaan. Oleh itu sebab manajer harus lebih berhati – hati dalam menganalisis aspek politik dan hokum. Jika dalam aspek hokum dan politik tidak menunjukan suatu kebaikan maka dipastikan MNC akan mendapatkan masalah yang besar. Lebih baik meninggalkan Negara tersebut dan mencari kembali begara yang dikatakan baik dalam aspek politik dan hukumnya.
Manajer MNC harus melihat system transportasi dari home country. Biaya transportasi yang mahal akan menaikkan biaya yang akan dibebankan kepada produk yang berimbas kepada konsumen. Niat hati ingin meraih keunggulan kompetitif namun yang terjadi biaya produk jadi lebih relative mahal tidak bersaing dengan pesaing apalagi diperparah dengan perusahaan domestic yang menawarkan harga jauh lebih rendah akan mematikan laba perusahaan. Oleh sebab itu, manajer harus melek tentang trasportasi agar mampu memutuskan system transportasi apa yang cocok untuk mendukung kegiatan operasional dari MNC.
Selain harus melek transportasi hal penting lainnya adalah harus Melek IT. MNC sudah harus menggunakan sitem berbasis IT atau yang dikenal sebagai SIstem Informasi Manajemen. Untuk menghubungkan antara perusahaan induk dengan semua anak perusahaannnya dibutuhkan sitem IT yang canggih. Oleh sebab itu manajer dituntut menguasasi IT dan selalu memperbaharui kemampuannya di bidang IT karena perkembangan IT sudah sangat pesat. Ketinggal dsedikit saja akan berdampak buruk bagi MNC itu sendiri.
Hal yang tidak kalah penting adalah manajemen keuangan. Manajer harus kompeten di bidang manajemen keuangan sebab akan dihadapi 6 hal yang akan menyulitkan proses manajemen keuangan oleh manajer. Keenam hal tersebut adalah :
a) Lingkungan ganda : karena dengan adanya lingkungan yang ganda yang meliputi home dan host country maka dengan begitu perusahaan harus mengatur keuangan yang berasal dari pemasukan dalam dan luar negeri serta pengeluaran bagi dalam dan luar negeri.
b) Tantangan yang kritis : semakin besar pasar yang dimasuki oleh suatu perusahaan, maka semakin besar tantangan yang dihadapi. Hal ini berupa pesaing, pelanggan, pemasok, lembaga keuangan pemerintah, dan budaya. Unsur-unsur tersebut dapat mempersulit manajemen keuangan untuk mengoptimalkan penggunaan modal bagi perusahaan.
c) Operasi terpisah : jika operasi yang dilakukan terpisah, maka hal ini dapat mempersulit manajemen keuangan dikarenakan manajer harus membagi dua/beberapa sumber penggunaan modal dan harus memikirkan pada operasi bagian apa yang harus di optimalkan.
d) Centralized ownership : dengan adanya kepemilikan yang terpusaat, maka diharapkan penggunaan modal untuk investasi di suatu Negara tertentu akan dapat memberikan keuntungan yang besar bagi pemilik.
e) Global integrated system : perusahaan MNC yang berproduksi secara global telah menstandarkan produk meraka. Hal ini harus dicermati oleh manajer keuangan dengan melakukan penilaian proyek yang menguntungkan bagi perusahaan.
f) Memiliki sumber-sumber menyatu : dengan kepemilikan sumber yang menyatu maka manajer keuangan harus mengoptimalkan penggunaan sumber-sumber daya
Oleh sebab itu, manajer keuangan harus berhati – hati dalam mengambil keputusan di bidang keuangan. Salah sedikit saja akan mengakibatkan kerugian. Apalagi risiko – risiko yang tidak dapat dikendalikan oleh pihak manajemen seperti risiko nilai tukar akibat adanta perbedaan mata uang menambah ketidakpastiaan laba perusahaan. Apabila mata uang terdeprisisasi terhadap mata uang lain, maka nilai mata uang tersebut akan mengalami penurunan dan ini tentu saja berdampak pada laba yang dihasilkan oleh MNC. Penting sekali bagi manajer untuk menguasi konsep pengelolaan keuangan internasional untuk menjapai tujuan MNC.
Sumber :
http://mutiarizkiamalia.blogspot.com/2013/06/multinasional-corporate_18.html
http://blog.pasca.gunadarma.ac.id/2012/11/07/perusahaan-multinasional/
http://www.anneahira.com/perusahaan-multinasional.htm
http://m.kompasianan.com/post/read/639097/3/contoh-perusahaan-mnctncborderless-organization.html
http://qeyty.blogspot.com/2008/10/bab-v-bisnis-intenasional.html
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Casino (New Jersey) - Mapyro
BalasHapusSearch 사천 출장마사지 for the cheapest and quickest way to get from Casino 안산 출장안마 (New Jersey) to The Cromwell at 충주 출장샵 MontBleu Casino Resort? We 이천 출장안마 have a large selection of 동두천 출장안마 hotels,